| 0 comments ]

Ketua Umum Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Prof. Dr. Netti Herawati, pada tahun yang lalu pernah mewacanakan perihal gaji tenaga guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh Indonesia, katanya masih sangat minim dan jauh dari layak.

Beliau memahami bahwa hal tersebut erat kaitannya dengan anggaran negara, sehingga gaji guru paud tidak sesuai dengan UMR (upah minimum regional. (acara gebyar PAUD dan launching Gerakan 1821 di depan Pendopo Lokatantra, kawasan Alun-alun Lamongan, Senin 30 Mei 2016).

Akar dari persoalan tersebut lantaran ada diskriminasi antara PAUD non formal yang selama ini mengajar anak usia nol hingga empat tahun dengan PAUD formal atau yang dikenal Taman Kanak-kanak (TK) terdapat pada aturan yang dibuat pemerintah sendiri.

Dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen bab dua pasal dua hanya menganggap guru PAUD formal yang masuk sebagai kategori guru. Sementara PAUD non formal bukan kategori guru.

Kondisi itu, sambung Bunda Netty, mensejahterakan guru PAUD, menjadi satu diantara visi dan misi Pengurus Himpaudi Pusat. Ia gencar melakukan sejumlah upaya untuk memperjuangkan tujuan itu.

Menurutnya, guru non formal akan diperjuangkan supaya bisa sama dengan guru non formal. Belia bersama Profesor Yusril Ihza Mahendra akan membawa persoalan ini ke Mahkamah Agung (MA).

Meskipun permasalahan diskriminasi pendidikan non formal dengan formal masih juga belum terselesaikan, Ia meminta guru PAUD non formal tetap menjalankan tugasnya dengan baik dalam mendidik anak usia dini. Guru-guru diharapkan dapat mendidik dengan ikhlas karena rejeki sudah ada yang atur, ini akan menjadi ukuran pengabdian mengajar atau mencari uang.

Hal tersebut karena peran PAUD non formal sangat vital untuk mencetak generasi emas. Pondasi pendidikan semuanya ada di usia dini.

Memegang anak usia harus benar-benar dan menyiapkan mental generasi yang akan datang, menurutnya bukanlah tanggung jawab yang ringan. Tugas itu tak hanya menjadi tugas guru PAUD, melainkan tugas orang tua juga dalam mendidik anak.
Keduanya harus saling mendukung rumah berkualitas, pendidikan berkualitas, dan lingkungan berkualitas.

0 comments

Post a Comment